“Struktur Dasar File Pembentuk Sistem Operasi DOS: Sebuah Penjelasan”

Struktur Dasar File Pembentuk Sistem Operasi DOS: Sebuah Penjelasan

Sistem Operasi Disk Operating System (DOS) adalah salah satu sistem operasi yang dikenal secara luas pada masa lalu. DOS digunakan terutama pada komputer pribadi IBM PC dan kompatibelnya sebelum popularitas sistem operasi berbasis GUI seperti Windows meningkat pesat. Untuk memahami bagaimana DOS berfungsi, penting untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang struktur dasar file yang membentuk sistem operasi ini. Artikel ini akan memberikan penjelasan mendalam tentang struktur dasar file pembentuk sistem operasi DOS.

Pengantar

Saat memulai perjalanan ke dunia sistem operasi DOS, penting untuk memahami struktur dasar file pembentuknya. Struktur ini mencakup dua jenis file utama:

1. File System

File system pada DOS bertanggung jawab untuk mengatur cara penyimpanan dan pengaturan file dalam sistem operasi tersebut. Dalam DOS, terdapat beberapa versi file system yang paling umum digunakan, termasuk:

  • FAT12 (File Allocation Table 12-bit): File system yang biasanya digunakan pada disket dengan kapasitas rendah.
  • FAT16 (File Allocation Table 16-bit): File system yang digunakan pada hard disk dan disket dengan kapasitas lebih besar.

Tiap versi file system tersebut memiliki struktur internal dan batasan ukuran yang berbeda-beda, tetapi mereka semua didasarkan pada konsep struktur dasar file yang serupa. File system DOS menggunakan struktur berbasis tabel, di mana setiap entri dalam tabel merepresentasikan file dan folder di dalamnya.

2. File Eksekusi

File eksekusi adalah file yang berisi kode mesin yang dapat dieksekusi langsung oleh komputer. Dalam DOS, beberapa tipe file eksekusi umum meliputi:

  • .COM (Command): File dengan format biner sederhana yang berisi kode mesin dan data.
  • .EXE (Executable): File dengan format lebih kompleks yang memungkinkan penggunaan fungsi dan layanan tambahan.
  • .BAT (Batch): File teks khusus yang berisi daftar perintah DOS untuk dieksekusi secara serentak.

File-file ini memainkan peran penting dalam menjalankan program atau perintah dalam sistem operasi DOS.

Struktur Dasar File

Sekarang, mari kita eksplorasi lebih lanjut tentang komponen-komponen utama struktur dasar file pembentuk sistem operasi DOS:

1. Boot Sector

Boot sector adalah sektor pertama di setiap disk fisik atau partisi logis yang digunakan oleh DOS. Ini adalah sektor pertama yang dibaca saat sistem komputer dinyalakan. Boot sector berfungsi sebagai inisialisasi awal sistem operasi dan menyediakan informasi penting tentang disk atau partisi tersebut, seperti jenis file system, lokasi sektor penting lainnya, dan kode bootstrap.

2. File Allocation Table (FAT)

File Allocation Table (FAT) adalah struktur data yang digunakan oleh DOS untuk melacak penggunaan ruang disk. Setiap entri dalam tabel FAT merepresentasikan sektor fisik di disk dan menunjukkan status penggunaannya, seperti apakah sektor tersebut kosong atau digunakan oleh file atau folder tertentu. Dalam sistem file FAT, entri-entri ini membentuk rantai yang menghubungkan sektor-sektor disk yang berisi bagian-bagian dari file yang sama.

3. Direktori Root

Direktori root adalah direktori utama pada setiap drive dalam sistem operasi DOS. Ini adalah tempat di mana semua file dan direktori lainnya berada. Direktori root memiliki kapasitas terbatas dan menyimpan entri-entri untuk setiap file atau folder yang ada dalam drive tersebut.

Direktori Sub

Dalam DOS, kita dapat membuat direktori-direktori tambahan dalam direktori root atau direktori-direktori lainnya. Direktori-direktori ini disebut sebagai direktori sub, dan mereka juga memiliki struktur dasar file yang serupa dengan direktori root.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, telah dibahas struktur dasar file pembentuk sistem operasi DOS secara mendalam. Struktur ini terdiri dari dua jenis file utama: file system dan file eksekusi. File system mengatur cara penyimpanan dan pengaturan file dalam DOS menggunakan struktur berbasis tabel seperti FAT12 dan FAT16, sementara file eksekusi berisi kode mesin yang dapat dieksekusi langsung oleh komputer.

Komponen-komponen utama struktur dasar file DOS meliputi boot sector, file allocation table (FAT), dan direktori root. Boot sector berfungsi sebagai inisialisasi awal sistem operasi, FAT digunakan untuk melacak penggunaan ruang disk, dan direktori root adalah tempat di mana semua file dan direktori lainnya berada.

Dengan memahami struktur dasar file pembentuk sistem operasi DOS, kita dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana DOS bekerja dan berinteraksi dengan file-file dalam sistemnya. Ini merupakan pengetahuan yang penting bagi para pengembang atau mereka yang memiliki minat dalam sejarah komputasi.

Dwi Septiana Alhinduan

Penggiat Pendidikan. Mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bertanah air.

Tags

Share this on:

Related Post