“Pemikiran Kritis: Pengaruh Dekorasi Penunjang di Jawa Tengah”

Pola Parang: Simbol Kekuatan

Salah satu contoh pemikiran kritis melalui dekorasi penunjang pada batik adalah penggunaan pola parang. Pola ini melambangkan kekuatan dan keberanian dalam budaya Jawa. Melalui pola parang pada batik, seseorang dapat merenungkan tentang makna dari kekuatan dan bagaimana ia dapat diaplikasikan dalam hidup sehari-hari.

Warna-warna Batik: Makna Simbolis

Di dalam dunia batik Jawa Tengah juga terdapat berbagai macam warna dengan makna simbolis yang mendalam. Misalnya, warna merah sering digunakan untuk melambangkan kekuatan atau kesaktian, sedangkan warna biru menggambarkan keluhuran budi pekerti atau ketenangan jiwa. Memahami makna warna-warna batik ini melibatkan pemikiran kritis yang mendalam tentang budaya dan filosofi Jawa.

Arsitektur Tradisional: Identitas dan Fungsi

Arsitektur tradisional Jawa Tengah juga mencerminkan pemikiran kritis dalam dekorasi penunjangnya. Bangunan-bangunan seperti candi, rumah tradisional, dan gapura memiliki motif dan ornamen yang memiliki makna mendalam dalam budaya Jawa.

Dwi Septiana Alhinduan

Penggiat Pendidikan. Mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bertanah air.

Tags

Share this on:

Related Post