“Studi Kasus: Proses Pembuatan Tape Tradisional”

Studi Kasus: Proses Pembuatan Tape Tradisional

Tape tradisional merupakan salah satu makanan fermentasi khas Indonesia yang terbuat dari ketan hitam. Proses pembuatan tape tradisional melibatkan beberapa tahapan penting yang harus dilakukan dengan hati-hati agar menghasilkan tape yang berkualitas. Artikel ini akan menjelaskan secara detail proses pembuatan tape tradisional mulai dari pemilihan bahan baku hingga tahap fermentasi.

Pemilihan Bahan Baku

Langkah pertama dalam proses pembuatan tape tradisional adalah pemilihan bahan baku yang berkualitas. Ketan hitam yang digunakan haruslah ketan hitam dengan kualitas terbaik, sehingga dapat menghasilkan tekstur dan rasa tape yang enak. Ketan hitam dipilih karena memiliki kadar air cukup tinggi, sehingga cocok untuk proses fermentasi.

Selain ketan hitam, juga diperlukan ragi sebagai agen fermentasi. Ragi ini dapat dibeli atau diambil dari tapai sebelumnya. Pemilihan ragi yang baik akan mempengaruhi kualitas dan kecepatan proses fermentasi pada tahap berikutnya.

Dwi Septiana Alhinduan

Penggiat Pendidikan. Mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bertanah air.

Tags

Share this on:

Related Post